Address :
Tim-Tim Street, Blok Y-2
Ulak Karang Padang City, West Sumatera
+62 751 442991
www.dempogroup.co.id 

Dempo Group Lakukan Peledakan Perdana Pertambangan di Manggilang

Dempo Group, salah satu grup perusahaan tambang swasta di Indonesia dan sudah berpengalaman secara nasional di sektor pertambangan, mulai melirik Kabupaten Limapuluh Kota sebagai kawasan untuk berinvestasi. Setelah mendapatkan Izin Usaha Tambang  dari pemerintah hingga 2019 mendatang, Dempo Group mulai beroperasi di Kabupaten Limapuluh Kota.

Pertambangan yang dimaksud, yakni kegiatan pertambangan batu pecah atau batu split berlokasi di Jorong Lubuak Jantan, Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Kotobaru,  Kabupaten Limapuluh Kota dengan luas areal tambang lebih kurang 130 hektar.

"Setelah mengantongi izin dari pemerintah, kita langsung beroperasi untuk memulai pertambangan di Kabupaten Limapuluh Kota. Pengoperasian ini, sudah dimulai semenjak awal 2014 lalu tetapi itu masih dalam tahap persiapan," ujar Angga Septian Yamin,S.Kom, MBA Direktur Dempo Group saat melakukan peledakan perdana kegiatan pertambangan di Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu (13/12) kemarin.

Angga Septian Yamin,S.Kom, MBA menjelaskan, Dempo Group  sendiri merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan dan konstruksi yang sudah beroperasi diberbagai wilayah di Indonesia. Seperti pertambangan emas, pertambangan batu bara, pertambangan bijih besi,pertambangan  logam dasar, dan pertambangan nikel.

Setelah mendapatkan izin untuk beroperasi di Kabupaten Limapuluh Kota semenjak 2013 lalu, Dempo Group mulai melakukan persiapan untuk pertambangan batu split. Memasuki 2015 mendatang, setelah seluruh persiapan teknis pertambangan batu split selesai, seperti pemasangan alat untuk produksi, pasokan listrik yang memadai, kesiapan dari tenaga ahli, barulah Dempo Group mulai untuk produksi batu split di Jorong Lubuak Jantan, Nagari Manggilang.



Direktur Dempo Group Angga Septian Yamin,S.Kom, MBA (pakai baju kemeja coklat posisi di tengah) berfoto bersama dengan unsur masyarakat Nagari Manggilang di lokasi tambang batu split usai peledakan perdana bongkahan batu.

Dempo Group sengaja melirik Nagari Manggilang untuk berinvestasi. Hal tersebut disebabkan,  di Jorong Lubuak Jantan merupakan  salah satu daerah dengan kwalitas batu tambang paling bagus di Sumbar. Hal tersebut berdasarkan hasil pengujian laboratorium oleh Dempo Group terhadap bebatuan yang terdapat di kawasan Nagari Manggilang.

Sehingga, dengan kwalitas batu terbaik tersebut, berdampak  terhadap produksi batu split yang dihasilkan oleh Dempo Group dalam memenuhi kebutuhan material kontruksi untuk wilayah Sumbar serta Riau. Terutama material  konstruksi bangunan berat seperti jalan raya dan jembatan.

Dalam mendukung hasil produksi tambang, kegiatan pertambangan Dempo Group  jauh berbeda dari dari perusahaan tambang lainnya yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota. Selama ini, perusahaan tambang, umumnya masih beroperasi secara manual. Tetapi, pertambangan oleh Dempo Group selain dikelola secara professional juga sudah dilengkapi berbagai peralatan canggih, modern dengan tingkat ketelitian jauh lebih terjamin. Tak hanya itu saja, dalam aktifitas tambang batu slip, keamanan di areal 130 hektar tersebut , turut terjamin dengan penjagaan 24 jam yang diterapkan Dempo Group.

"Untuk aktivitas tambang sendiri , kita  dilengkapi peralatan canggih seperti  Stone Crusher (alat pemecah batu) yang didukung daya listrik PLN 1 MegaWatt, timbangan truk, Stockpile (tempat penumpukan batu), serta beberapa alat berat sehingga sangat membantu dalam kegiatan tambang batu split ini," kata Angga Septian Yamin,S.Kom, MBA,  ssalah seorang pengusaha muda Sumbar ini.

Dengan didukung peralatan yang canggih sekaligus satu-satunya perusahaan tambang batu split dengan tingkat ketelitian jauh lebih baik, Dempo Group mampu memproduksi 60.000 ton batu split setiap bulannya.

Kehadiran Dempo Group Didukung Masyarakat Manggilang  Masyarakat Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Kotobaru, menyambut baik aktivitas pertambangan batu yang dilakukan secara legal oleh Dempo Group. Dukungan yang mengalir dari masyarakat itu, terlihat dari antusiasnya masyarakat setempat saat menghadiri peledakan perdana kegiatan pertambangan batu split oleh Dempo Group pada Sabtu (13/12) kemarin.

Peledakan perdana terhadap bongkahan batu di lokasi tambang Dempo Group dihadiri puluhan masyarakat setempat termasuk perangkat nagari serta TNI/Polri. Dalam peledakan tersebut setidaknya menghabiskan 300 kilogram bahan peledak kelas rendah. Dari 300 kilogram bahan peledak mampu mengisi 70 lobang sedalam 4 meter untuk memecahkan bongkahan batu seluas lapangan bola kaki. Dari hasil ledakan tersebut, mampu menghasilkan 3000 ton pecahan batu sekali ledak.

Aktivitas penambangan batu oleh  Dempo Group, boleh terbilang ramah lingkungan. Seperti lokasi penambangan jauh dari pemukiman masyarakat sehingga tidak mengganggu aktifitas masyarakat setempat. Begitu juga, Dempo Group selalu melakukan penghijauan dengan menanam kembali pepohonan disekitar lokasi tambang.

 "Dempo Group sudah seperti keluarga kami . Karena perusahaan ini memiliki perhatian dan kepeduluan  terhadap masyarakat sekitar dan lingkungan. Dempo Group berbeda dari perusahaan tambang lainnya yang ada selama ini. Dempo Group tidak hanya sekedar menambang batu disini tetapi Dempo Group sangat peduli terhadap masyarakat di Nagari Manggilang," ujar Ustad Mansur, Ketua Bamus Nagari Manggilang.

Hal senada juga diucapkan Rabaini, Pjs Walinagari Manggilang. Dikatakannya, kehadiran kegiatan tambang oleh Dempo Group, memberikan banyak manfaat terhadap masyarakat di Nagari Manggilang. Terutama berdampak meningkatnya perekonomian masyarakat setempat.

Direktur Dempo Group, Angga Septian Yamin,S.Kom,MBA menjelaskan, kehadiran Dempo Group di Nagari Manggilang,  tidak semata-mata hanya untuk pertambangan batu. Melainkan turut untuk berpartisipasi kepada masyarakat setempat.

Dengan areal tambang yang dimiliki Dempo Group seluas 130 hektar di Nagari Manggilang, Dempo Group juga  memberikan kompesasi berupa fee kepada masyarakat setempat setiap tonase batu split yang diproduksi. Tak hanya itu saja, Dempo Group juga turut berpartisipasi terhadap pembangunan di Nagari Manggilang.  Dempo Group juga turut berpartisipasi dalam mengurangi angka pengangguran di Nagari Manggilang dengan merekrut masyarakat setempat yang sesuai keahliannya untuk bekerja di pertambangan Dempo Group.

"Yang terpenting adalah hubungan dengan masyarakat harus selalu dijaga. Seperti ikut melibatkan masyarakat untuk bekerja serta ikut memberikan hasil tambang kepada masyarakat. Artinya, masyarakat juga perlu kita  perhatikan,"kata Angga Septian Yamin,S.Kom,MBA Direktur Dempo Group yang berkantor di Jalan Tim-Tim blok Y nomor 1, Wisma Indah Ulak Karang, Padang. (*/skt)

460 views